Updates from Juni, 2010 Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • aliepati 10:56 am pada June 30, 2010 Permalink | Balas
    Tags: Banyuwangi, , FPI, , , , komunis, PDIP, Pembubaran, PKI   

    FPI dibubarkan, pendapat saudara? 

    Assalamualaikum saudara semua

    Alhamdulillah bisa update lagi, karena banyak melihat makin semrawutnya negeri ini, dari perihal pencarian ketua umum KPK hngga Kasus Ariel Peterporn. Yang menarik perhatian saya yaitu perihal tuntutan untuk pembubaran Front Pembela Islam atau lebih dikenal dengan FPI. Hal ini berkaitan dengan pembubaran kegiatan Penyuluhan keseharan di Banyuwangi yang diduga dilakukan oleh FPI karena ditengarai kegiatan itu membawa misi menghidupkan Komunisme. berikut sedikit kronologisnya dari antara news :

    (ANTARA News) – Front Pembela Islam (FPI) bersama Forum Banyuwangi Cinta Damai dan LSM Gerak membubarkan acara sosialisasi kesehatan gratis yang digelar Komisi IX DPR di salah satu rumah makan di Kelurahan Pakis, Kabupaten Banyuwangi. Melihat suasana yang semakin memanas, panitia segera mengevakuasi Ribka dan Rieke  ( perwakilan DPR ) yang hadir.

    Menurut Ketua FPI Banyuwangi, pertemuan itu merupakan acara temu kangen bekas anggota PKI dan keturunannya, sehingga pertemuan tersebut harus dibubarkan. “Sosialisasi kesehatan gratis dari Komisi IX hanya sebagai kedok. Saya curiga acara itu merupakan kegiatan terselubung untuk menumbuhkan semangat komunisme lagi karena banyak peserta dari luar Kabupaten Banyuwangi yang datang,” kata Aman.

    Untuk itu, lanjut dia, FPI bersama organisasi masyarakat Islam di Banyuwangi membubarkan acara tersebut untuk menjaga kondusivitas keamanan di kabupaten paling timur Pulau Jawa itu. “Kami mengantisipasi tumbuhnya bibit PKI baru karena gerakan PKI pada tahun 1965 berawal dari Kabupaten Banyuwangi,” katanya menambahkan.

    Ancaman Pembubaran

    Hal ini langsung mendapat protes yang keras dari kalangan Masyarakat. Banyak kecaman yang terjadi bahwa FPI telah melanggar Hukum dengan melakukan tindakan sewenangnya.  Jika dipahami lebih baik alasan FPI memang sangat beralasan yaitu mencegah bibit baru PKI tumbuh kepermukaan, saya harap mereka mempunyai Bukti mengatakan statemen seperti itu.

    Banyak kecaman yang mulai tumbuh, terutama dari Pihak PDI P sebagai perwakilan Fraksi DPR yang datang kesana. Gerakan gerakan nasionalis pun mulai bermunculan mengadakan aksi yang meminta pembubaran FPI . Dari forum online pun banyak yang menginginkan pempubaran tersebut. banyak tokoh juga yang mengecam seperti Ulil Absor Abdalla ( JIL) yang mendukuing sekali pembubaran FPI tersebut, ada statemen bahwa Ulil lah yang meluapkan adu domba antara FPI dan PDI P

    Apa jawaban FPI????

    FPI merasa difitnah dalam kasus pembubaran acara tersebut.  FPI menolak tuduhan bahwa organisasi itulah yang bertanggung jawab karena bukan dari FPI sendiri. Munarman, Kepala Bidang Nahi Mungkar Front Pembela Islam (FPI), menyatakan pengaduan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning ke polisi tak jelas. Munarman mengatakan bahwa tidak ada satupun orang FPI disana.  Munarman menyatakan telah mengecek FPI wilayah Banyuwangi bahwa mereka tidak melakukan tindakan tersebut.

    Diduga ada agenda Khusus untuk membubarkan FPI

    memang banyak spekulasi bahwa kasus ini ada agenda khusus yang menungganginya. Munarman di acara TV One kemarin berpendapat sudah banyak sekali agenda agenda yang dilakukan untuk meruntuhkan kekuatan FPI ini. Seperti kasus diatas nampak bahwa akan memicunya pertiakian antara ormas FPI dengan PDI P yang bermuara dengan pelaporan dan permintaan pembubaran.

    tanggapan FPI >>

    Front Pembela Islam menanggapi dingin tuntutan pembubaran. “Kami sudah biasa dituntut seperti itu,” ujar Panglima FPI Tubagus Muhammad Siddiq.

    Menurutnya, sejak berdiri pada 1998, organisasi itu, banyak tuntutan yang mendesak mereka untuk bubar. Tuntutan paling keras dilontarkan mantan Presiden Abdurrahman Wahid sebagai buntut Tragedi Monas 1 Juni 2008. “Tapi sampai Gus Dur dipanggil Allah, kami masih tetap berdiri,” kata Siddiq.

    Perlu nggak sihh FPI

    Maaaf sebelumnya, ini pendapat pribadi sang penulis ( ali murtadlo). FPI merupakan Ormas Islam yang jujur apa adanya dan berani bertindak untuk mengajak makruf dan menghancurkan kemungkaran. Hal ini yang saya salut kepada mereka. Namun jika dibenturkan dengan negara hukum dan nasional seperti Indonesia, tindakan mereka sering terlampau sewenangnya dan tidak mengikuti aturan yang ada. sehingga sering dikecam melanggar HAM dan Hukum

    Tindakan mereka adalah Mulia, dimana mencoba menghiangkan PSK, Minuman keras, Judi. dan maksiat yang lainnya. Namun mungkiin Caranya saja yang kurang ” Ramah”. Kalo saya sendiri seehh tidak perlu ddibubarkan, namun diadakan perombakan sedikit dalam metode kerja mereka sehngga tidak melanggar HUkum.

    Usul saya ada sinergi FPI sebagai Relawan Akhlak dengan POLISI untuk memberantas kemungkaran

    Maaf  jika ada yang beda pendapat.  saya mohon saudara juga memberikan tanggapan dan argumentasinya

    Wassalamualaikum, salam Ukhuwah

     
    • Tarbiyatul banin 10:58 am pada Juni 30, 2010 Permalink

      Allahu Akbar
      please jangan kekerasan ya

    • rumus cepat matematika 11:40 am pada Juni 30, 2010 Permalink

      saya aneh…kjo FPI kasar..islam kan gk kasar dan gk keras,,,

    • Tarbiyatul banin 2:53 am pada Juli 1, 2010 Permalink

      memang semua itu ada tempatnya kawan,. dimana kita harus melakukan dengan lemah lembut atau dengan perjuangan fisik.namun jika indonesaia ini ya kita pakai jalan damai

    • fendik 1:50 am pada Juli 4, 2010 Permalink

      Setuju dengan penulis.. semoga segera direspon dan dirubah sistem kinerja FPI. sangat jelas main hakim sendiri di negara hukum itu salah.

    • Tarbiyatul banin 3:49 am pada Juli 5, 2010 Permalink

      FPI Baek kok mas, mungkin metodenya aja yang kurang baekkk

    • Bambang Priyono 12:09 pm pada Juli 14, 2010 Permalink

      klop deh ama maz cloudtax (penulis)..namun kalau tentang pembubaran FPI..eehhmmm,kayaknya musti pikir-pikir dulu deh.. pembubaran FPI atau ormas lainnya “SAAT INI” hanya bisa dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan UU no.8 th 1985 tentang organisasi kemasyarakatan.mau tau bunyi undang-undangnya kayak apa..cari tau ndiri ya di internet. Gampang kok brow..met browsing ja y,salam.

    • aliepati 10:50 am pada Juli 15, 2010 Permalink

      wah bepe tahu byk ya. Hehe
      tapi saya jga gk mdukung pembubran kuk, tapi perubhan

    • fatahilah 4:38 am pada Juli 22, 2010 Permalink

      FPI (Fron Pembela Islam)?? siapa yang dibela? dan siapa membela siapa? mereka lbh banyak menebang saja tnp menggali smp akar.
      tempat2 prostitusi yg relatif besar justru aman2 saja. di kota atau doly apa mereka sentuh?? apa krn tmpt2 itu mempunyai backing2 yg kuat?
      FPI sndiri banyak melenceng dr islam it sndiri. dimana islam yg welas asih, bijaksana, cinta damai?
      di negara hukum spt indonesia ini, aksi2 mereka sudah di luar batas. jd kl memang tdk ada perubahan dalam setiap melakukan aksi (kekerasan), saya pribadi setujuu bila FPI d bubarkan saja. malu sama jubah putih dan peci putih yg suka mereka kenakan padahal hati mereka masih dangkal.
      mohon maaf bila ada yg tidk berkenan. trm ksh.

    • Daung 1:57 pm pada September 1, 2010 Permalink

      Amar ma’ruf memang terkesan mudah, Nahi munkar yg sangat sulit. Islam memang welas asih tapi disisi lainnya Islam mengajarkan ketegasan dan hukuman yg keras bagi pelanggarnya. Misalkan hukum rajam bagi pezina yg sudah kawin. Akhlak yg buruk itu sangat mudah menular kawan. Lalu bagaimana mencegahnya bila tdk ada ketegasan antara haq dan bathil?

    • PUJIAN 3:45 am pada September 23, 2010 Permalink

      saya g ngerti ko da yang mau berbuat baek dengan memberangus kemungkaran dan kemaksiatan malah pengen di bubarkan tapi kalo yang melakukan maksiat malah didukung. gimana sih!!!
      harusnya FPI harus didukung dan kemaksiatan harus dihancurkan. dan buat masalah kekrasan itu g papa masa orang mabok,pezina,preman,dan kemungkaran lainnya harus pake kelembutan, y dimana mana juga harus pake kekerasan jangn munfik dh.
      MAJU TERUS FPI, BILA PERLU BUNUH AJA ORNG YANG MELAKUKAN KEMAKSIATN JANGAN DI KASIH AMPUN.
      ALLAHUAKBAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • Bayu 4:30 pm pada Februari 10, 2011 Permalink

      menurut saya yang paling utama bukan masalah mesti dibubarkan. seandainya dibubarkan pastilah akan muncul kelompok lain yang berganti baju saja. tetapi kalau tidak dibubarkan tindak-tindakan yang ada juga telah melampoi nilai esensi sebagai manusia; Makhluk yang berakal budi.
      jadi menurut hemat saya yang mesti dilakukan adalah lebih memperhatikan pendidikan meraka ( umumnya pada masyarakat dan anggota FPI pada Khususnya) agar mereka dapat berfikir dengan jernih sehingga mampu bertindak secara bijak. selayaknya orang berpendidikan dan beradab. dan dapat mengunakan pikiran dan perasaan mereka secara benar.

      salam satu jiwa

    • Tarbiyatul banin 3:54 am pada Maret 1, 2011 Permalink

      yang penting ahmadiyah bubar, )

    • yowani 10:32 am pada Maret 12, 2011 Permalink

      BUBARKAN FPI, BILA PERLU BUNUH AJA ORNG YANG ANGGOTA FPI & YG MENDUKUNG SERTA JANGAN DI KASIH AMPUN.
      ALLAHUAKBAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • Tarbiyatul banin 11:26 pm pada Maret 19, 2011 Permalink

      wah kalo bunuh bunhuan, mana ada perbaikan mas

    • zendhaa 4:37 am pada September 2, 2011 Permalink

      harusnya pemerintah bersikap tegas dengan ormas2 semacam ini,gag cuma sama fpi aja..

      lama.kelamaan kalo metode seperti ini dikembangkan bangsa ini bakalan menjadi seperti orde lama dulu,masing2 ormas dg partai masing2 saling berantem,saat ini mungkin aja fpi ada di atas angin,mksd nya blm terlihat ada ormas lain yg jg menentang dg menggunakan kekerasan,tp lama kelamaan jika pemerintah absen hal itu bs terjadi.

      kenapa NU dg Anshor nya yg pny anggota sangat buanyak tidak pernah melakukan kekerasan,sweping penggerebekan dll???apa NU gag pengen membrantas maksiat?

      NU yg sudah sangat lamaaa berdiri menyadari di masa orde lama metode2 membrantas maksiat (dl orang komunis) dg kekerasan bukanlah cara yg tepat..meski pun akhirnya komunis tumbang tp byk org yg menjadi korban prahara tersebut,gag sekedar dipkulin pake pentungan tp sampe dibunuh juga…dan kaum agami (termasuk NU) menyadari itu bukan solusi..

      FPI baru aja berdiri jd mngkin krng memahami hal yg seperti itu,kalo benar pngn merubah bangsa ini lakukan dg cara yg lebih elegan bukan sekedar politik jalanan.bikin partai aja kl bener masyarakat simpati pasti partai fpi menang..

      Pemerintah hrs nya tegas donk,sweeping,mukulin org,ngobrak abrik tempat org,jika tdk dilakukan pihak berwenang (polisi) secara hukum tetep salah,kl hal itu dibenarkan berarti hukum sudah tdk berguna lagi

      usulan penulis untuk menjadikan fpi sbg relawan aklak bersama polisi lbh tdk masuk akal lagi..emng fpi sapa??kl ga ditentukan batasannya malahan bs seakan-akan menjadi legalisasi utk melakukan kekerasan

  • aliepati 9:37 am pada June 9, 2010 Permalink | Balas
    Tags: amerika, blokade, Gaza, , , israel, mavi marmara, mer c, palestina, PBB, Penyergapan israel, relawan   

    Surat Dari Saudara Ku di Palestina Untuk untuk Saudaraku di Indonesia 

    Assalamualaikum

    Akhir akhir ni, kita telah melihat bukti nyata kekejaman Israel bahkan kepada masyarakat Internasional, Para Relawan saja diperlakukan bak Hama yang menggangu, apalagi Rakyat palestina yang mereka jajah , apakah seperti apa keadaannya sekarang?

    Korban penyerangan mavi marmara

    Berikut saya menemukan surat, atau artukel dari salah satu laman terkemuka yang berisikan Ungkapan dari rakyat Palestina kepada seluruh muslim Dunia, seluruh masyarakat dunia, termasuk Kita Indonesia…..

    Surat Dari Saudara Ku Di Palestina ………

    Untuk saudaraku di Indonesia,

    Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia,, Namun, jika kalian tetap bertanya kepadaku,kenapa?? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim Terbanyak di punggung bumi ini,,,,bukan demikian saudaraku??? Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da’wah dari Jama’ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama’ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini?!!!?. Wah,,,,sungguh jumlah angka yang sangat fantastis & membuat saya berdecak kagum, Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku,,,,jika jumlah jama’ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang di gabung,,itu belum bisa menyamai jumlah jama’ah haji Dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat di banding kalian yah? Wah?.wah?pasti uang kalian sangat banyak yah, apalagi menurut sahabatku itu ada 5 % dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya,,,Subhanallah.

    Wahai saudaraku di Indonesia,
    Pernah saya berkhayal dalam hati,,kenapa saya & kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah?.pasti sangat indah dan mengagumkan yah. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian. Pasti para ibu-ibu disana amat mudah Menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko & para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan. Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku Tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil,,,,yah diatas mobil saudaraku!! Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2 tahun lalu, Namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya Walau, terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum. Namun,,,mengapa di negeri kalian , katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah & ibunya , terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah,,,,itu yang kami dapat dari informasi televisi.

    Dan yang membuat saya terkejut dan merinding,,, ,, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA,,,,Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian..??? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?.!! !, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini. Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan,,,,atau got-got apalagi ditempat sampah?saudaraku! !!, Mereka mati syahid,,,saudaraku! mati syahid karena serangan roket tentara Israel !!!

    Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya ,di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku,,, ,bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini. Perlu kalian ketahui,,,sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami Namun,,,,sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar,,,Allahu Akbar!!!

    Wahai saudaraku di Indonesia,
    Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, Namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi ,menderita busung lapar,,,, Apa karena kalian sulit mencari rezki disana..? apa negeri kalian sedang di blokade juga..? Perlu kalian ketahui,,,saudaraku , tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan,,, walau sudah lama kami diblokade. Kalian terlalu manja?!? Saya adalah pegawai Tata usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami. Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda Baru saja melangsungkan pernikahan,, ,yah,,,mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah,,,,diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku. Dan Perdana menteri kami, yaitu ust Isma?il Haniya memberikan santunan awal pernikahan Bagi semua keluarga baru tersebut.

    Wahai Saudaraku di Indonesia,
    Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut,,,, Program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan Buku-buku pasti kalian telah lahap,,,kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karna kalian punya waktu.Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam,,,yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh Setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami. Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut Walau Cuma satu jam saudaraku,,, ,Tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta’aruf, tafahum dan takaful di sana. Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami,,, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang ,,, bagaimana Dengan kalian?? Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al qur?an, umurnya baru 10 tahun , Saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang. Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah Diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma,,,, yah di tempat itulah mereka belajar Saudaraku,, bunyi suara setoran hafalan al quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal,,,karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.

    Wahai Saudaraku di Indonesia,
    Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, ,,,,kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini. Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun,,,bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku Biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai Bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya. Oh,,,iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia.

    Tamat…

    Silakan baca resapi surat diatas, betapa miris dan terlukanya hati saat sajak sajak diatas diterima nurani kita, betapa terlukanya saudara kita disana. Tetap dukugn mereka walau hanya Do’a ataupun dana yang bisa kita lakukan , Allahu Akbar

     
    • Tarbiyatul banin 9:39 am pada Juni 9, 2010 Permalink

      Allahu Akbar

    • ummufajrul07 11:19 am pada Juni 9, 2010 Permalink

      Allahu akbar, ya ukhti… semoga semua penderitaan yg di alami membuat semakin kuat & bersatu…

    • vv 3:42 pm pada Juni 9, 2010 Permalink

      Allahu Akbar

    • tarbiyatul Banin says 2:38 am pada Juni 10, 2010 Permalink

      @ all

      mari dukung

    • Ratna Chalida 5:41 am pada Juni 18, 2010 Permalink

      Allahu Akbar~
      surat yg ditujukan kepada kita bangsa Indonesia itu memang benar, bahwasanya selama ini kita terlalu terlena terhadap persoalan diri sendiri dan menjadi individualis seperto orang-orang barat sana, padahal sesungguhnya kita adalah orang-orang timur yg juga mayoritas beragama muslim..
      Insyallah kita sebagai bangsa Indonesia akan menolong saudara-saudara kita, baik yg di dalam negri maupun di Palestina.

    • sns_alhadi 2:02 pm pada Juni 25, 2010 Permalink

      makasih infonya……sangat mermanfaat..

    • nurjanah hulwani 4:58 pm pada Agustus 19, 2010 Permalink

      Syukron atas dimuatnya surat dari saudara kita di Gaza,mohon ijin untuk disebarkan ya

    • Tarbiyatul banin 3:23 am pada Agustus 23, 2010 Permalink

      jazakallah.tafadolll

    • akhwat_tiqa 7:01 am pada September 12, 2010 Permalink

      terharu bnget aq bacanya..
      moga bisa m’buka mata bathin kita smua..

    • RIZKIA ISMI AULIA 8:13 am pada Oktober 26, 2010 Permalink

      allahu akbar….,,walau bagaimanapun keadaan yang terjadi oleh saudara2ku di palestine saat ini..,,anda harus tetap semangat dan optimis,,allah selalu menolong hamba2nya.aku sangat bangga dengan semangat kalian,,apa lagi anak2nya yang mempunyai semangat yang luar biasa….terus brjuang dan jangan menyerah.ALLAHU AKBAR…..

    • Tarbiyatul banin 5:29 am pada Oktober 27, 2010 Permalink

      amin saudaraku

    • irfan rizqi 2:22 am pada Desember 10, 2011 Permalink

      wahai orang indonesia …….. dah terbuka kah hatimu??????

    • diemaz 9:15 am pada Desember 23, 2011 Permalink

      sabar lahx sesungguhx nya orank sabar didekat allah

    • silmas2010 11:07 am pada Januari 18, 2012 Permalink

      semoga allah selalu memberikan keberkahan umur untuk kalian.
      Oh.. Palestina ku.
      Mudah2an Allah memberi bantuan balatentara-Nya untuk kalian.

    • usnady 7:47 am pada Februari 17, 2012 Permalink

      subhanalloh, tak tahan rasanya menahan tetesan air mataku, ya Alloh kuatkan lah iman mereka

    • Palestiners (@MuslimsJapanes) 2:38 pm pada Maret 15, 2012 Permalink

      Palestine Will Be Free

      oleh Pilo Poly Cendolers pada 14 Maret 2012 pukul 23:39 ·

      My Story

      Oleh : Pilo Poly Cendolers

      Perkenankan saya bercerita. Bercerita dari air mata pun darah yang menggilas tanah. Basah, tak pernah kering. Sampai sekarang terus saja mengalir bagaikan air di sungai. Bagaikan hujan yang tumpah ruah ke bumi, sedangkan laut dan sungai telah penuh. Tiada lagi tempat berteduhnya ia.

      Malam itu sepi tidak seperti biasa, jalan-jalan lengah oleh lalu lalang tank tempur, suara-suara tembakan mulai mereda. Yang terdengar hanya detakan sepatu. Semakin mendekat dan tidak ada samar lagi. Langkah kaki itu maju sedikit demi sedikit mendekati anak tangga rumah kami.

      Ayahku seorang pejuang Hamas, ia tidak pernah pulang lagi, sudah sangat lama. Bertahun sudah. Sebelum umurku beranjak sepuluh tahun. kini umurku sebelas tahun, saudara-saudariku sudah duluan pergi menemui Allah, dipanggil ke rumah yang ia janjikan disana. Saudaraku Aljab dan Khairun. Mereka Kakak-kakakku yang kuat, tiada pernah menangis walau kami harus lapar, tanpa air, tanpa bekal.

      “Buka pintu, bukaa!” suara gaduh sepatu sambil menendang terdengar dari arah luar. Ibu hendak membukanya, tapi aku takut, takut jika terjadi apa-apa pada Ibu. Karena untuk detik ini hanya beliau yang aku punya selain Allah yang tak terlihat dan ku percaya.

      “Dimana Ayahmu.” Tanya mereka sambil mengarahkan senjata ke arah Ibu, aku menutup teliga, menutup mata dan berlari ke arah ibu. Aku memeluknya erat-erat. Ibu hanya diam. Ia tak berkutik.

      “Pergi kalian … !” aku mengusir dengan mendorong mereka. Tapi mereka hanya tersenyum dan memukulkan moncong senjata ke arah mukaku. Aku terhempas jatuh. Melihat itu Ibu dengan gagah mendorong mereka yang dengan kuat. Mereka yang menggunakan senjata berbendera Negara Israel.

      Dan, aku tidak menyangka bahwa. Kejadian ini akan membuat Ibuku pergi untuk selamanya. Ibu di berondong peluru. Bersimbah darah. Aku menjerit. Menjerit sekuat tenaga.

      “Bu, jangan pergi Aku membutuhkanmu di sini..”

      “Tidak, anakku, Allah telah memanggil saya, berjuang untuk hidupmu, suatu hari kita akan bertemu di surga, Nak.” Dan itu sangat menyakitkan. Aku kehilangan arah.

      Sahabatku diseberang sana. Setiap pagi kalian bangun dengan cuaca yang cerah. Langit yang biru. Merasakan kebebasan yang sempurna. Sahabatku, di Negara ini tidak ada air, makanan. Persediaan menipis. Kami kekurangan teman-teman kecil yang setiap hari diberondong peluru. Sahabatku yang baik di negeri seberang. Kabarkan kepada teman yang lain. Kami membutuhkan doa kalian, agar kami tegar menghadapi semua ini. Semua cobaan.

      11 jam yang lalu.

      Cerita diambil dari Ilustrasi Gambar.

      Aku dedikasikan untuk Anak-anak Indonesia.

      Kehidupan kita sungguh menyenangkan, lihat di belahan timur sana, sampai detik ini. Darah bagaikan mainan sekelompok Agama.

      https://www.facebook.com/notes/pilo-poly-cendolers/palestine-will-be-free/10150622868423161

c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.