Dibalik buku Membongar gurita cikeas: Fitnah atau fakta. Jelasnya SBY terusik

Assalamualaikum

Hemm ada berita baru apa lagi ya, ane dengar dari beberapa stasiun TV  juga baca portal berita telah diterbitkan satu lagi Buku yang mengundang kontroversi, wuuuih seru nih kalau bahas nih berita. Gila gan  sampe sampe SBY dibuat Marah looo. Emang ada apa ya kok sampe Pak Pres kita kayak kebakaran jenggot ?? (emang da jenggot, just ungkapan gann) .

Buku yang ditulis pengamat politik George Junus Adi Tjondro berjudul Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century., buku yang diedarkan melalui jaringan Toko Buku Gramedia ini ditarik dari peredaran. Buku ini menyebut-nyebut SBY terlibat dengan skandal Century.

Dari portal Inilah.com yang mereview beberapa halaman pertama Buku ini ane merangkum point penting yang menjadikan Pak SBY kelabakan. Buku ini mengisahkan masalah besar Triliunan rupiah Bank Century yang hilang ditelan Bumi. Penulis memaparkan dua pemegang rekening terbesar yakni Hartati Mudaya, pemimpin kelompok CCM (Central Cipta Mudaya) dan Boedi Sampoerna, salah seorang penerus keluarga Sampoerna ada hubungan khusus dengan Pak SBY.

Boedi sampurno salah satu penyokong kemenangan SBY yang diduga menerbitkan Harian Jurnal nasional sebagai media kampanye SBY. Dari situ dilihat bahwa akan terjadi hubungan yang erat dari SBY yang ikut andil dalam meloloskan Bail Out 6.7 triliun kepada Century selanjutnya dana tersebut digunakan untuk menggantikan deposit Boedi sampurna yang digelapkan Robert tantular sebesar US$ 18 juta (sebagai pamrih atas andil Boedi untuk memenangkan SBY)

Selain itu  salah satu bab menyebutkan keterlibatan Yudhoyono dan keluarganya dalam kasus Century. Yayasan-yayasan yang bernaung di bawah keluarga Cikeas pun disorot sebagai motor untuk mendulang dana dan dukungan politik. Selain Majelis Dzikir, George juga menyebutkan tiga yayasan yang lainya yang berafiliasi dengan Cikeas, yakni Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian, Yayasan Puri Cikeas, dan Yayasan Mutu Manikam. Yayasan tersebut diduga menjadi penggalang dukungan finansial dan dukungan suara bagi pemenangan Partai Demokrat dan Yudhoyono dalam Pemilihan Umum 2009.

Disitu (buku membongkar gurita Buaya) juga disebutkan untuk menutupi rumor Century, pada awal Nopember digulirkanlah drama Cicak VS Buaya. Kutipan dari Buku

“Memang, drama itu, yang begitu menyedot perhatian publik kepada tokoh Anggodo Widjojo, yang dijuluki “calon Kapolri” atau “Kapolri baru”, cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR‐RI.. Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit dan Chandra oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK membongkar skandal Bank Century itu, bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).”

Dan masih banyak lagi misteri yang dibongkar oleh buku penuh kontroversi dan masih ditanyakan validitasnya ini. Namun untuk menjawab validitas buku membongkar Gurita Cikeas ini dijamin dengan kredebilitas pengarangnya yang merupakan wartwan senior Tempo dan juga pernah membongkar tirani Suharto pada zaman ORBa, selain itu bebrapa tokoh politik juga merekomendasikan dan membenarkan validitasnya. terserahlah

Lantas apa reaksi pak SBY ya. Melalui juru bicaranya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menyatakan keprihatinannya. “Presiden sangat prihatin dengan munculnya buku tersebut,” kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di kediaman pribadi presiden, Puri Cikeas Indah, Bogor. Julian juga tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum terkait buku tersebut.

Ya biasa Pak SBY merasa difitnah dan didhalimi dengan keluarnya buku ini. Kita tunggu saja waktu akan menunjukkan kebenaran atau sebaliknya waktu akan mengubur kenyataaan sesungguhnya.

Kalo MASIH PENASARAN SILAKAN BACA BUKUNYA YAAA

11 thoughts on “Dibalik buku Membongar gurita cikeas: Fitnah atau fakta. Jelasnya SBY terusik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s