Gusdur Sebagai Pahlawan Nasional? Gimana menurut Anda

K H Abdurrahman Wahid

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, kita telah ditinggalkan oleh Seorang Ulama Besar, Guru Bangsa dan Tokoh Nasional yang banyak menorehkan Karya dan prestasinya untuk Rakyat Indonesia ini. Gusdur telah meninggalkan kita pada detik detik hari akhir 2009 dan banyak merubah keceriaan menjelang Tahun Baru menjadi duka cita mendalam.

Karena prestasi dan perjuangan KH Abdurrahman Wahid ini maka bermunculan ide dan dukungan untuk menjadikan Gusdur sebagai PAHLAWAN NASIONAL. Dukungan telah bermunculan sejak berita meninggalnya Gus Dur. Dukungan penganugerahan pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Gus Dur setidaknya muncul dari dua sumber. Pertama dari kalangan elit dan partai politik,  PKB dan PPP menjadi partai politik yang pertama kali mengusulkan gelar kepahlawanan terhadap Gus Dur, sedangkan kedua dari masyarakat luas yang tidak memiliki kaitan politis dengan partai politik tertentu yang direpresentasikan dukungan melalui dunia maya seperti Facebook

Dukungan dari Mayarakat luas  melalui dunia maya juga massif. Setidaknya melalui akun jejaring sosial Facebook, dukungan publik untuk mendukung Gus Dur menjadi pahlawan nasional muncul lebih dari satu akun grup. Seperti akun ‘Dukung Gus Dur Jadi Pahlawan’ hingga Sabtu (2/1) telah memiliki 4.988 anggota, ‘5.000.000 Facebookers Tetapkan Gus Dur Pahlawan Nasional’ yang telah memiliki 15.517 anggota, ‘100 Juta Dukungan Penobatan Gus Dur Sebagai Pahlawan Nasional’ yang memiliki 9.972 anggota.

Memang alasan sangat Rasional  menyertai usulan para politisi atas penganugerahan kepahlawanan terhadap Gus Dur.  Seperti jasanya bagi pluralisme  dan multikulturalisme dan ide-ide kebhinekaan tetap berlangsung dalam rangka memperkuat NKRI, meskipun untuk Pluralisme ini masih mendapat banyak tentangan dari beberapa kalangan Muslim (termasuk saya.penulis) karena tidak sesuai dengan Ajaran Islam, bahwa semangat semua agama sama dan benar. Selain itu pendapatnya yang sering membela Israel juga membuat geram sebagian Muslimin. Diduga Gusdur berhubungan dengan Pemimpin Yahudi Israel.( Wallahu A’lam)


Gebrakan Gusdur memberikan Kebebasan untuk warga Toing Hoa

saat menjadi Presiden

saat menjadi Presiden pertemuan kepala Negara

Kontroversial : diduga Gusdur berhubungan dengan yahudi (saat mendapat pernghargaan dari Israel)

Tentunya untuk menjadi seorang PAHLAWAN NASIONAL terdapat criteria yang menjadi syarat pantasnya seorang Anak negeri menjadi PAHLAWAN. Berikut :

(1)Warga Negara Republik Indonesia yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.  juga telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara dan telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas .

(2)Pengabdian dan perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya (tidak sesaat) dan melebihi tugas yang diembannya.

(3)Perjuangan yang dilakukannya mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

(4)Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi.

(5)Memiliki akhlak dan moral keagamaan yang tinggi.

(6)Tidak pernah menyerah pada lawan/musuh dalam perjuangan.

(7)Dalam riwayat hidupnya tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nilai perjuangannya.

Kalo pandangan saya sendiri semua Point sudah dapat dibenarkan, beliau juga seorang pejuang pengisi kemerdekaan. Sebagai mantan Presiden RI ini banyak kebijakan yang menggebrak saat itu yaitu memberikan kebebasan pada Pers dan juga menerima keberadaan keagamaan Tiong Hoa. Pengabdiannya juga dirasakan saat menjadi ketua PBNU yang melayani Umat Muslim NU di seluruh nusantara. Meskipun Kontroversi yang sudah disebutkan (dukungan kepada israel ) namun secara total pantas mendapat gelar Sang Pahlawan nasional.

Bagaimana menurut temen banin , ikhwah dan Rakyat Indonesia semua. Apakah dalam diri Gusdur sudah cukup dalam criteria tersebut. Diminta pendapatnya ya??

Ali Murtadlo

Teknik Industri ITS Surabaya

29 thoughts on “Gusdur Sebagai Pahlawan Nasional? Gimana menurut Anda

  1. Gus Dur tidak memenuhi syarat jadi pahlawan nasional.
    Seperti pidato Sby kemarin, manusia tidak ada yang sempurna. Ada kesalahan dan kekurangan.
    Pidato itu mengingatkan pada bulog gate n brunei gate.
    Entah kenyataan yg terjadi, tapi waktu itu Gus Dur terbukti salah.
    Sekali lagi, tidak memenuhi syarat kalau keterkaitan Gus Dur dalam bulog gate n brunei sebagai tindakan tercela.

    Trims.

  2. pendapat bagus sipp.
    emmm jadi yang ada kesalahan itu tidak berhak menjadi pahlawan nasional ya mas??
    emang pak karno tidak punya kesalahan (kasus PKI dll)

    kalo ditimbang gusdur banyak kesalahan ato karyanya ya?? biar waktu yang menjawab

  3. memang hal ini bisa jadi komoditi politik dagang sapi.
    Mengenai pak karno, jika ada tindakan tercela nya, berarti tidak masuk sesuai kriteria pahlawan nasional dalam artikel di atas.
    0ke, kita tunggu saja..

  4. ▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■
    ★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★

    Ayoo Download “membongkar-gurita-cikeas” full-version pdf
    http://cikeas.notlong.com/

    apakah agan masih mengikuti berita tentang membongkar gurita cikeas dan inging membeli bukunya tapi kehabisan ?? disini ane mo share tempat downloadnya gan (!)
    http://cikeas.notlong.com/

    ★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★
    ■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓

  5. Teruskan khittah 26. Hadapi apa yang harus dihadapi.
    Dan tetap bertahan bahwa NU bukan jam’iyyah, tapi jama’ah, kumpulannya jama’ah.
    Jangan reko2 merubah bentuk NU.
    (Hehe, gak ada kaitan dg postingan ya)

    Semua yg telah dilakukan Gus Dur, berangkat dari pandangan universalisme, sama sekali bukan pluralisme yang membenarkan semua agama. Gus Dur hanya memberi contoh untuk semua laskar Hisbullah yang siap mati demi agama, bahwa masa sekarang ini, metode jihad seperti Gus Dur yg dianggap paling tepat: ayam berbulu musang. Karena sekarang berhadapan dg raksasa musang yang akan konyol kalau kita melawan tanpa perhitungan.

    Semuanya pada ketipu Gus Dur.
    Gitu aja kok repot.

    (Tolong hapus komentar ini kalo sudah dibaca. Trims)

  6. ▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■
    ★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★

    Inilah Proses Sunatan yang Paling Mengerikan:
    http://sunatan.notlong.com/

    Agan-agan semua pasti pernah ngerasain dengan yang namanya Khitanan atau Sunatan, mungkin pas Sunatan ada yang berani ngeliat proses sunatannya ataupun ada yang gak berani. Buat yang berani, nih deh saya bawa kembali anda saat proses Khitanan itu terjadi, langsung dinikmati aja yaw gan
    http://sunatan.notlong.com/

    ★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★☆★
    ■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓■▓

  7. Selama masih ada pro dan kontra tentang jasa2 beliau, apalagi sama sama kuat, itu artinya masih banyak yang keberatan untuk memberikan beliau gelar pahlawan. Maaf cuma pemikiran ringan.

  8. menarik kok mas arief, metode gusdur itu
    namun ya sama aja mas universalisme malah dianggap pluralisme oleh umat beragama, sehingga orang awam ato orang indonesia beranggapan gusdur ja menghalalkan pluralisme, jadi ya dianggap halal

  9. gus dur,sungguh tak layak jadi pahlawan nasional,trus bagaimana dg pak harto yang banyak membangun negeri ini ?

  10. ya itu kan ada kontra di masalah kasus ya mas, tapi emnag kasus tu tak terbukti mpe sekarang

    kalo pak harto ya menurutku nggak pantes sama sekali

  11. coba lihat samping blogku ada blogroll

    trus telusuri ada tulisan sobat ,kamu klik masuk blog kamu,itu yang namanya ngelink, saling tukar,
    itu bisa naikkan Page rank( ranking web lah) dan juga bisa banyak temen, gitu. cara buatnya di widget ===> blogroll

  12. Menurut saya, GusDur hanyalah orang yang menderita struk. Beliau bukan bapak Pluralisme jika yang dimaksudkan seorang yang menyamakan kedudukan kebenaran semua agama di hadapan Allah swt.
    Secara fungsi, visi, misi karakter, semua agama adalah sama,tetapi secara kronologi, status, pengertian,kebenaran, secara nuroniyah, aqliya, terlebih secara naqliyah, GusDur hanya meyakini Islam sebagai agama yang paling benar, syah dihadapan Allah swt,aotentik, universal, dapat diterima akal, hati dan pertimbangan logikanya Gusdur hanya menyandang dan meyakini Islam sebagai agamanya yang selalu di sandang sebagai manusia indonesianya yang taat azas dengan perjanjian luhur kesepakatan dalam berbangsa bernegara.
    Gusdur bukanlah orang yang munafik dalam persaksian ke dua kalimat syahadatnya.
    Ia bukan pula seorang yang berdo’a dengan keyakinan atas nama seluruh agama.
    GusDur adalah seorang yang meneladani Nabi Muhammad saw yang mempunyai kebijakan bersikap perilaku lemah lembut terhadap musuh-musuhnya, berhadapan dengan yang dianggap musuh dengan bersikap seolah-olah teman yang terkasih. GusDur sorang yang teramat belas kasih terhadap orangOrang yang dianggap kurang akal dan awam.
    Silahkan baca dan dicari sumbernya yang benar agar tidak membuat jastifikasi yang hanya bersifat sobyektif, persepsiotif islam abangan yang memang banyak menjadi pengikut-pengikutnya.

  13. ” GusDur adalah seorang yang meneladani Nabi Muhammad saw yang mempunyai kebijakan bersikap perilaku lemah lembut terhadap musuh-musuhnya, berhadapan dengan yang dianggap musuh dengan bersikap seolah-olah teman yang terkasih. GusDur sorang yang teramat belas kasih terhadap orangOrang yang dianggap kurang akal dan awam.
    Silahkan baca dan dicari sumbernya yang benar agar tidak membuat jastifikasi yang hanya bersifat sobyektif, persepsiotif islam abangan yang memang banyak menjadi pengikut-pengikutnya.”

    SAYA suka pendapat abang, saya nggak setuju sekali kalo gusdur apak pluralis, karna pluralis menjurusnya ==>> gitu gitu

    aliepati.blogspot.com

  14. Di luar bahasan apakah Gus Dur Bapak Pluralis ataukah bukan,
    secara pribadi saya merasa bangga sekali jika akhirnya Gus Dur diberi gelar Pahlawan Nasional. Sekalipun setelah beliau tiada, memang gelar tak berarti apapun bagi yang bersangkutan…, tapi pandangan seorang Gus Dur mengenai perjuangan untuk persatuan&kesatuan Indonesia patut diacungi jempol; bahwa seluruh kalangan, baik mayoritas maupun minoritas, kesemuanya itu adalah bagian dari Indonesia, yang layak untuk diperjuangkan.
    Buat Blog

  15. emmmmmm……..
    menurut aqu,beliau bapak yang gagah berani karena jasa beliau.
    selamat tinggal pahlawan nasional….jasa mu akan selalu kami kenang selamanya……………………………………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  16. pahlawan nasional tak harus di proklamirkan but kita tetap mengenangnya sebagai seorang yg tlah berjasa bagi negeri kita,…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s