Kasus Bulog dan Brunei gate, Gusdur terhalang Pahlawan Nasional, Amien Rais : Lupakan saja Kejelekannya

Assalamualaikum


Bagaimana kabarnya ,baik kan. Nih pengen nerusin bahas Postingan ane kemarin tentang gusdur menjadi Pahlawan nasional. Ternyata banyak tanggapan tu ada Pro kontra disitu.

Banyak sekali dukungan turun melihat torehan tinta gusdur bagi kemajuan negeri ini missal toleransi agama (kalo plural ane nggak setuju) dan kebebasan Press, dukungan masyarakat juga mengalir deras bak banjir via FaceBook Pages. Katanya mencapai ribuan. Namun juga masih ada yang menolak, mengapa??

Penolakan Gusdur menjadi Pahlawan Nasioanal adalah karena Baliau pernah terlibat kasus besar saat menjabat Presiden, Kasus Bulog Gate dsn Brunei gate yang sempat mencoreng nama baiknya, berikut uraian kasus tersebut :

BULOG GATE


gambar : gusdur dan BulogGate 1

kasus Buloggate begitu terkenal karena sering kali menjerat petinggi-petingggi negara. Kasus-kasus yang melibatkan nama Badan Urusan Logistik (Bulog) serta jajaran pimpinannya sejak lama sudah mengemuka. Kasus ini melibatkan Yanatera (Yayasan Bina Sejahtera) Bulog yang dikelola oleh mantan Wakabulog Sapuan. Sapuan akhirnya divonis 2 tahun penjara dan terbuksi bersalah menggelapkan dana non bujeter Bulog sebesar 35 milyar rupiah. Kasus ini pula yang mengantarkan Gus Dur lengser di tahun 2001. Setelah sebelumnya ia menerima dua kali memorandum DPR RI.

Keterlibatan Presiden Gus Dur sendiri baru terungkap secara terbatas, yaitu adanya pertemuan antara Presiden dan Sapuan (Wakil Kepala Bulog) di Istana. Dalam pertemuan itu, Presiden menanyakan dana nonbudgeter Bulog dan kemungkinan pengunaannya. Sapuan mengatakan, dana nonbudgeter itu ada, tetapi penggunaannya harus melalui keppres (keputusan presiden). Keterlibatan Gus Dur baru terungkap sebatas itu. Memang dalam kasus ini terlihat kental sekali nuansa politik daripada persoalan hukum itu sendiri.

BRUNEI GATE

aksi Bulog Gate
gambar : aksi saat kasus Bulog gate santer

Brunei gate adalah kasus penyaluran dana sultan Brunei  yang diserahkan kepada pengusaha yang dekat dengan Presiden Wahid, yaitu Ario Wowor. Keterlibatan Presiden Wahid dalam kasus itu, kata Bactiar tentu saja ada. Namun tidak ada keterlibatan Presiden meminta dana ke Brunei. ”Gus Dur hanya memberi pertimbangan kepada Ario Wowor tentang pendistribusian dana. saat itu memang Ario melaporkan kepada Presiden tentang dana yang diperolehnya dari Brunei. “Ketika itu Gus Dur bilang, Ya sudah, berikan saja ke Masnuh untuk dibagikan kembali ke LSM yang membutuhkan,”  Selain itu kedutaan Besar Brunei di Indonesia telah menyatakan dana Rp 2 juta dolar adalah uang pribadi Sultan, dan bukan uang negara. Kejakgung saat itu sudah menyimpulkan tak ada keterlibatan Presiden Gus Dur

Pendapat Amien Rais : Kebaikan Gusdur menghapuskan Kejelekannya

“Begini, kalau orang sudah meninggal lupakan saja hal-hal yang buruk, namun kenanglah yang baik-baik saja. Kalau dibuat neraca, saya yakin kebaikan Gus Dur masih kuat,” ujar Amien Rais .”Enggak usah diperdebatkan lagi pro dan kontra mengenai pemberian gelar tersebut. Menurut saya Gus Dur secara otomatis diberikan SK Presiden dan pemerintah untuk menjadikan beliau pahlawan nasional. Saya setuju sekali dengan usulan itu,” katanya.

“Mengapa orang-orang masih membicarakan dan mengingat Gus Dur, karena kebaikan Gus Dur mengalahkan kekurangannya. Dan saya rasa dan saya lihat Gus Dur orang yang baik, Insya Allah,” pungkasnya.

BAGAIMANA MENURUT ANDA???

Diolah dari :

http://ginooo.wordpress.com

http://www.inilah.com/

http://www.tempointeraktif.com/

13 thoughts on “Kasus Bulog dan Brunei gate, Gusdur terhalang Pahlawan Nasional, Amien Rais : Lupakan saja Kejelekannya

  1. Pak amien masyarakat itu sekarang sudah tau siapa anda, dan saya harap janganlah anda memprofokasi masyarakat lagi yang akan mengakibatkan kerusuhan. kita sudah mulai aman sejak pak amien g mengeluarkan statemen yang g ada buktinya jangan jadikan kita perang saudara lagi.

  2. Berkaca dari masa kemarin untuk perbaikan selanjutnya. Siapapun itu subjeknya bahkan bisa dari diri kita sendiri. Ambil yg baik dan terus diupgrade

  3. ane stuju ma pak amin….

    manusia emg ndak ada yg sempurna.

    lagian kasus itu kan juga belum jelas titik perkaranya….

    apa sosok gus dur yg ulama besar itu melakukan korupsi??

  4. saya setuju boss. manusia gk ada sempurnanya. ada kebaikan dan kesalahan. tapi klo menjadikan cak dur jadi pahlawan nasional. jadi pahlawan Propinsi aja aku gk setuju. gak kerasa tuh manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s