(Dakwah series) Dakwah is every WHERE, every MEDIA, every THING : HIP HOP

Assalamualaikum

Update again::

Pada kesempatan ini tarbiyatul Banin akan mengangkat tema masalah Dakwah, Para Pelaku dakwah dan Media media yang digunakannya, hal ini akan menarik sekali untuk dibahas demi kemajuan dan terobosan dakwah Islamiyah kedepannya

Saya googling n browsing di situs Islami dan dapat berita tentang perjuangan dakwah muslim australia yang menyuarakan islam lewat Hip Hop,hemm HIP HOP WAUW musik aliran Rapper yang menurut saya cerewet itu digunakan juga untuk menyebarkan dakwah islam?? menarik juga

kita mengenal hip hop dulu yukk

Hip Hop adalah sebuah gerakan kebudayaan Music yang mulai tumbuh sekitar tahun 1970’an yang dikembangkan oleh masyarakat Afro-Amerika. Awalnya musik Hip Hop hanya diisi dengan musik dari Disk Jockey dengan membuat fariasi dari putaran disk hingga menghasilkan bunyi-bunyi yang unik. “Rapping” kemudian hadir untuk mengisi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper

diolah dari wikipedia.com

Nah dalam perkembangannya, musik ini tak luput dari pengaruh islam, Banyak juga Muslim Barat (Amerika maksud saya) banyak yang menggeluti genre ini.Tentunya rapper muslim itu mengunakan Hip hop dan rap sebagai media dakwah mereka. Memang konotasi dari hip hop dan rap adalah gerakan kebebasan, kekerasan, kekecewaan sosial dan penghujatan sistem , Namun para rapper Muslim telah melangkah jauh dari mainstream yang ada dengan memanfaatkan talenta menyanyi hip hop dengan mebawa pesan-pesan Islam di dalam lagu mereka.

berikut salah satu lirik rap grup Native Deen yang berbasis di AS, grup ini di dirikan pada tahun 2000 oleh tiga orang muslim Amerika yang menfokuskan diri menyampaikan pesan-pesan positif pada lagu mereka.

“one billion strong, all year long. Prayers to Allah, even in Hong Kong. Can never be wrong if we read the Quran, cause it’s never been changed since day one,”

Lantas bagaimana dengan pendapat Ulama “Musik = haram “

Beberapa ulama Islam telah menyatakan bahwa lagu yang diiringi dengan alat-alat musik adalah haram, atau terlarang tetapi bagi rapper Muslim mereka akan tetap bertekad untuk menyampaikan Islam kepada anak muda dalam bentuk yang mereka dapat pahami.

Native deen percaya mereka telah menemukan jalan tengah dari persoalan tersebut yaitu dengan hanya menggunakan instrumen musik perkusi.

Kami telah berkonsultasi dengan para ulama dan memutuskan jalan terbaik untuk orang-orang mendengarkan musik kami dan mendapat manfaat dari hal tersebut adalah dengan menggunakan instrumen perkusi ,” kata Ahmad salah anggota dari native Deen. “Kami menemukan bahwa mayoritas kaum muslimin masih mempermasalahkan beberapa alat musik tapi mereka menyetujui alat musik perkusi atau musik tabuh .”

JADI WHY NOT BERDAKWAH LEWAT HIP HOP N RAP ISLAMI??


berikut  beberapa grup HIP HOP N RAPPER  yang telah mengukirkan prestasinya dalam mendakwahkan kalimah Allah ini sebagai berikut :

Native Deen

Native Deen , seperti yang telah dibahas diatas grup hip-hop Islami dari Washington DC.  Seperti halnya musik hip-hop sebagian besar lagu-lagunya hanya diiringi oleh instrumen perkusi dan sejenis gamelan (xylophone). Liriknya-liriknya banyak berbicara tentang nilai-nilai Islam (tauhid, haji, sabar, tawakkal) dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Dengan menggunakan musik hip-hop yang mudah didengar serta menggunakan bahasa Inggris, grup nasyid ini sangat populer mulai dari negara asalnya Amerika Serikat sampai Eropa, Asia, Afrika dan Timur Tengah. Grup nasyid ini sempat mengadakan konser di jalur Gaza, Palestina. group rap asal amerika yang telah menelurkan Album Deen you Know (2004), Not Afraid To Stand Alone(2007)
Native deen in palestine


Napoleon atau Mutah Beale

Mutah Beale Wassin Shabazz Lebih dikenal sebagai Napoleon, adalah mantan anggota Tupac Shakur ‘s group rap yang Outlawz. Beale has embraced Islam and is now a motivational speaker. Beale telah memeluk Islam dan sekarang menjadi pembicara motivasi

Setelah menjadi Muslim, Beale sangat gigih menyuarakan Islam dan menjadi Pembela Islam jika terjadi pelecehan. Islam adalah agama terbelakang, teroris dan merendahkan perempuan, adalah beberapa kebohongan yang di kampanyekan oleh media tentang Islam,” kata Beale
Projek terbarunya beliau membuat media mensuarakan islam sekaligus konterisasi stereotip negatif media terhadap Islam, Mutah Beale pada bulan depan akan meluncurkan sebuah acara TV terkait tentang Islam, Napoleon TV.

The Brothahood (Australia)

Banyak cara yang bisa dilakukan seorang Muslim untuk meluruskan pandangan yang salah tentang Islam. Jehad Dabab, seorang pemuda Muslim di Australia melakukannya dengan cara membentuk group musik hip hop yang diberi nama “The Brothahood.”

“Melihat stereotipe negatif yang dilekatkan ke komunitas muslim, kadang membuat frustasi. Kami ingin menerobos semua stereotipe itu lewat musik dan lewat dialog dengan anak-anak muda dengan menggunakan bahasa yang mereka pahami,” kata Jehad yang berperan sebagai vokalis di groupnya. Mereka mensuarakan Islam yang sebenarnya, Islam yang damai , Rahmatan Lil Alamin lewat musik mereka.

Rapper Indonesia juga melebarkan sayap

Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa yang menyampaikan pesan-pesan Islam memanfaatkan musik hip hop, beberapa diantaranya adalah Thufail Al-Ghifari dari Jakarta dan Ebith Beat A dari Bandung.

Thufail sendiri selain menjadi rapper muslim dia juga membidani sebuah grup band rock bernama The Roots of Madinah. Lagu-lagu hip hop Thufail beredar dalam bentuk indi label, lirik-liriknya lebih banyak kritik sosial dengan kemasan Islam.

Sementara Ebith Beat A juga sering menelurkan lagu Lagu Islami tapi nan Rap gitu, luar Biasa, mereka bisa tetep eksis di dunia musik Indo tetapi masih bisa membawa jati diri muslimnya

Begitulah banyak cara kita mendakwahkan Islam kita, Kita seharsunya mewarnai semua bidang termasuk Muslim dengan Nuansa Islami, banyak jalan kita mengajak Umat ini Amar ma’ruf Nahi Munkar, termasuk bidang yang kita tekuni, ASAL TIDAK MELANGGAR AKIDAH DAN AJARAN ISLAM, lanjutkan dakwahmu Akhi, Wallahu A’lam Bi Showab

8 thoughts on “(Dakwah series) Dakwah is every WHERE, every MEDIA, every THING : HIP HOP

  1. Waktu itu walisongo juga berdakwah lewat media yang lagi trend di masa itu. Seperti Sunan Kaljogo berdakwah lewat wayang kulit. Atau mungkin para Pemusik Hiphop ini terinspirasi dakwah walisongo? He he he….
    Oh ya, blog ini bagus, teruskan dikembangkan. Dan Tarbiyatul banin sudah dipasang di Ummati Press, kolom Blogger-blogger Tercinta.

  2. sip sob, memang media dapat mudah digunakan, namun jangan menjadikan media menjadi suatu bagian ajaran agama

  3. Dakwah, demikian manisnya mendengar kata itu, tapi juga demikian perihnya saat berhadapan dengan berbagai hambatan, ancaman, dan fitnah.
    Hanya lindungan dan pertolongan-Nya senantiasa kita mohonkan..

    Tetap memegang prinsip: yang tidak senang menjadi senang, yang sudah senang menjadi lebih senang

    Bersama-sama menuju kebahagiaan hakiki..,

    Robbul Izzati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s