Saya membaca artikel” selamat datang di negara ” Tik*s “, saya miris..

Assalamualikum

Saya merasa miris, merasa risau, merasa remuk saat melihat kondisi penguasa dan orang atas dinegeri ini. Melihta orang yang mempunyai kekuasaan yang harusnya digunakan untuk kemaslahatan atau kepentingan rakyat , namun sekarang malahan pangkat dan jabatan hanya menjadi mesin pencari uang atau menjadi permainan saja, Ya Allah, Ampunilah kami…..

SELAMAT DATANG DI NEGERI TIKUS??

Saya coba browsing dan cari inspirasi untuk mengupdate blog ini yang udah lama nggak diperbarui ( heee), saya masuk di eramuslim.com, menemukan artikel yang menarik, membuat hati miris, membuat hati malu ataukah malaha menjadi marah kepada para pejabat negeri ini, saya membaca Selamat datang di negeri Tikus, begitulah judulnya… DOEEENGGG, hemm hatiku tersentak, tumbuh senyum sedikit , namun akhirnya hati menjadi ciutt, apakah serendah ini sudah keadaan indonesia tercinta??? Sudah menjadi makanan keseharian kita, mungkin setiap kepala manusia Indonesia semua, bahwa setiap hari di layar kaca maupun Koran selalu dipamerkan tontonan sandiwara kalangan atas lembaga terhormat, dulu cicak lawan buaya, terus gurita juga tidak mau kalah, ehhhh sekarang jendral bintang kejora melawan jendral bintang sabit, wuuuahah kayak dongeng ramayana, heeeee. Yang paling menarik kasus seorang Markus di kepolisian yang sempet ” ngaku ” di acaranya TV One, namun sekarang malah bilang kalau siDoi hanya seorang aktor yang dibayar untuk berpura pura jadi Makelar Kurus ( baca Markus), wuiihh sedap…..

STATEMEN DIATAS BERBUKTI : KASUS PAJAK, KASUS MARKUS

jadi gimana ya kayaknya nggak salah kalau ada yang nyebut indonesia ini negeri sarang tikus, lahh wong sudah banyak buktinya kok tikus tikus yang banyak makan uang rakyat tapi ya berhasil lolos ke singapura, Malahan yang membuat saya mirisss, miriissss banget PIHAK BERWAJIB, PIHAK PAJAK, ATAU KEPOLISIAN malah ikut ikutan menjadi pagar makan tanaman,hemmmm ini yang membuat saya geregetan ( lagunya serina itu lo)

NAMUN SAYA SEBAGAI RAKYAT  INDONESIA TIDAK TERIMA

Namun secara Umum , saya sangat tidak terima kallau negara tercinta Indonesia ini, yang masih lah menjunjung tinggi norma, kalau disebut sebagai negeri tikus. Orang indonesia itu banyak , lebih dari 200 juta jiwa penduduk indonesiaaaa ( sumber : lagunya roma), kok bisanya ikut dikatakan sebagai negara Tikus hanya disebabkan segelintir golingan saja yang emlakukan tindakkan korupsi. Lahh kok yang seneng seneng n nikmatin uang dari sebangsa ayin atau gayus , kok kita semua, bangsa indonesia ikut disebut negeri para tikus, ya nggak terima, gitu AJA kok repot

LEMBAGA TINGGI SEGERA DIREFORMASI DAN BERTOBAT

Rekomendasi saya segera deh direnovasi tuh lembaga aparat hukum, baik kejaksaan, polisi maupun juga lembaga pajak, dan juga seluruhnyalah yang kasusnya belum terungkap ( mungkin ada kasusu lembaga yang lebih dahsyat dari kasus pajak, saya yakin), cepetlah berbenah diri dehh. please. Rakyat suydah muak seperti itu terusan. Sadarlah, semoga Allah membukakan pintu taubatnya kepada kita semua Amien

GAYUS TAMBUNAN, Pagar Makan Pajak

( foto pofil difacebook loo)

Penulis : aliepati, pengen jadi wartawan

4 thoughts on “Saya membaca artikel” selamat datang di negara ” Tik*s “, saya miris..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s