Terorisme media Buku, sebuah keresahan masyarakat pecinta Buku

Assalamualaikum___ Minna san

 

Alhamdulilah, bisa diupdate lagi___tindakan anarkisme destruktif kembali terjadi lagi ditanah air, beberapa paket buku yang brbonus bom daya ledak ringan telah berhasil meneror beberapa tempat, salah satunya kantor si Ulil anggota JIL sekaligus kader partai Demokrast, yang paling baru yaitu kediaman Ahmad Dhani yang diklaim sebagai antek antek Yahudi zionis.

Karena dugaan motif tersebut, maka teror ini diklaim sebagai ulah dari islam militan aka teroris garis keras muslim yang telah semakin banyak memberi nama buruk pada islam itu sendiri. saya juga tak suka sama pemikiran yang dibawa JIL yang terlalu berbau penafsiran semaunya sendiri, saya juga tak suka ma si Dhani itu, karena memang teori konspirasi Yahudi lewat album musiknya dan penampilannya sangat kentara. Tapi apakah dengan pengeboman menggunakan buku itu lebih terhormat tinimbang mereka, malahan akan menjadi kemudharatan yang lebih besar________Naudzu Billahi Min Dzalika

Dari sisi lain penggunaan media paket buku telah menjadi satu perbincangan yang menarik, bagi kalangan masyarakat buku hal ini sangat memilukan hati. Dimana buku sebagai pencerah, sumber informasi dan pengetahuan, pemberi inspirasi dan motivasi, media menjelajahi dunia telah disalah gunakan________kami tak terima itu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

masyarakat buku disini saya definisikan sebagai phak penulis dkk, pengarang, dan penikmat buku itu sendiri. saya punya kenalan seorang pengarang fiksi islami dan sering menulis artikel dimedia cetak maupun maya, setelah mendengar berita tersebut dia nampak shock sekali, apaka benda yang digemarinya, dikoleksi, sebagai teman pengantar tdur, atau hanya sekedar bantalnya saja (kalo itu saya, hehe) ternyata bisa melukai orang lain, sebagai media teror yang efektif_______ jangan jangan suatu saat orang akan takjut sama yang namanya buku___ semoga aja ndak.

Tapi yang pasti kawan___Kami tetap berda semoga terorisme di Bumi Indonesia segera padam, dan pencemaran nama baik Buku seperti ini tak akan terjadi lagi,

Bom dan Buku sangatlah berbeda, dan selalu berbeda

Bom membawa petaka, buku menghapus petaka

Bom sumber keresahan, Buku sumber motivasi dan ketenangan

Bom merusak apapun didepannya, dengan Buku kita membangun peradaban

Bom membungkam, Buku meneriakan segalanya

Buku adalah amanah Allah untuk umat manusia, amanah untuk terus IQRA’ membaca alam ini.

 

aliepati @ Kostan Khaidir

 

 

2 thoughts on “Terorisme media Buku, sebuah keresahan masyarakat pecinta Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s